Top Ad 728x90

Selasa, 17 Mei 2022

Inovasi Media Social

by



 Vist Inc

Hai Hai Semua Vist Inc Akan Menjadi Sebuah Terobosan Inovasi Media Social

Seperti Instagram Loh,Stat Tune Ya 2025


Visi

Menjadi Perusahaan Penyedia Layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi  Berskala Global


Misi

1.Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan

2.Mengaplikasikan teknologi terbaru untuk meningkatkan layanan

dan sebagai pusat informasi perusahaan

Memberikan layanan yang ramah dan 

3.Menjadi sahabat untuk memecahkan Masa Depan Bangsa Melalui Media Social Vist Inc

Minggu, 01 Mei 2022

Kemenag: Hilal 1 Syawal 1443 Hijriah Memungkinkan Teramati di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

by

 



Cirebon - Hal tersebut berdasarkan perhitungan posisi bulan pada hari ini, yang juga bertepatan dengan 29 Ramadan 1443 Hijriyah. Posisi bulan dihitung sudah berada dalam Kriteria Baru MABIMS (Menteri-Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapore). Penjelasan ini disampaikan Anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriyah Kemenag, Cecep Nurwendaya saat memaparkan posisi hilal secara astronomis (hisab) dalam Seminar Posisi Hilal Penentu Awal Syawal 1443 H, di Jakarta. "Berdasar hisab Kriteria Baru MABIMS (3-6,4), baik menggunakan elongasi toposentrik maupun geosentrik di Indonesia sudah memenuhi syarat kriteria minimum tinggi hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat," ungkap Cecep. Baca juga: Bagaimana Penentuan Idul Fitri 1443 Hijriyah Jika Hilal Tak Terlihat? Dalam seminar yang digelar jelang Sidang Isbat tersebut, pakar astronomi ini menjelaskan, 3-6,4 derajat adalah rumusan kriteria baru MABIMS dalam masalah penentuan awal bulan kamariah. Kriteria ini diputuskan pada 8 Desember 2021 dan telah diterapkan pada awal Ramadan 1443 H/2022 M. Kriteria tersebut menetapkan bahwa awal bulan kamariah dinyatakan masuk dan tiba bila memenuhi parameter ketinggian hilal minimal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat atau disingkat 3-6,4 derajat. Cecep menambahkan, posisi hilal ini dilihat dari sudut terjauh bulan (elongasi) yang diukur dari pusat inti bumi (geosentrik) dan permukaan bumi (toposentrik). Dalam paparannya, Cecep mengungkapkan, pada 29 Ramadan 1443 H yang bertepatan pada 1 Mei 2022, ketinggian hilal di Indonesia berada pada rentang 3,79 derajat sampai 5,56 derajat. "Ini menunjukkan semua daerah telah memenuhi tinggi Kriteria Baru MABIMS," ungkap Cecep. Sementara, rentang elongasi geosentrik berkisar antara 5,2 derajat sampai dengan 7,2 derajat. "Artinya, sebagian daerah telah memenuhi Kriteria Baru MABIMS. Karena menggunakan konsep wilayatul hukmi, maka bisa dikatakan, di Indonesia sudah memenuhi kriteria," jelas Cecep. Hal ini juga diperkuat dengan rentang elongasi toposentris yang berada pada kisaran 4,9 derajat sampai dengan 6,4 derajat. "Pulau Breuh di Provinsi Aceh sudah memenuhi kriteria," terang Cecep. Namun demikian, Cecep menjelaskan, sebelum memberikan keputusan tanggal 1 Syawal, pemerintah perlu melihat hasil pengamatan langsung (rukyatul hilal) untuk melengkapi hasil hisab yang telah dipaparkan. "Untuk tujuan kemaslahatan umat, rukyat di Indonesia dilakukan sebagai konfirmasi dari hisab," ungkapnya. Dengan menggunakan pedoman rambu-rambu batas elongasi geosentrik minimal 6,4 derajat, sebagian besar wilayah Indonesia (sebagian wilayah tengah dan seluruh wilayah barat) diprediksi berhasil me-rukyat hilal. Tahun ini, Kemenag telah menetapkan 99 titik rukyatul hilal awal Syawal 1443 Hijriyah. Sidang Isbat Awal Syawal 1443 H dipimpin Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan digelar secara hybrid. Sidang ini juga dihadiri perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam serta Duta Besar (Dubes) negara sahabat. 

Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022

by


 Selamat Hari Raya Idul Fitri 2022  

Cirebon - Hari Raya Idul Fitri 2022 tanggal berapa dan hari apa? Kementerian Agama (Kemenag) RI akan menetapkan tanggal Lebaran 2022 berdasarkan putusan sidang isbat. Sidang isbat akan dilaksanakan sore ini, Minggu, 1 Mei 2022.

Di sisi lain, Muhammadiyah telah menetapkan tanggal Hari Raya Idul Fitri 2022. Ada pula Jemaah An-Nadzir di Gowa yang sudah merayakan Lebaran hari ini. Berikut informasi selengkapnya.


Hari Raya Idul Fitri Tanggal Berapa dan Hari Apa? Kemenag Umumkan Usai Sidang Isbat

Kemenag RI akan mengumumkan Hari Raya Idul Fitri tanggal berapa dan hari apa usai sidang isbat hari ini, Minggu (1/5/2022). Sidang isbat tersebut akan digelar di Auditorium HM Rasjidi Kementerian Agama.


Follow Juga Instagram Kami

https://www.instagram.com/artstic.media/


Top Ad 728x90